Breaking News
Home / Jambi Kini / Rekonsiliasi Pasca Pilkada, As’ad Isma: Oposisi Bukan Kultur Indonesia

Rekonsiliasi Pasca Pilkada, As’ad Isma: Oposisi Bukan Kultur Indonesia

Diskusi publik pasca Pilkada. Fhoto: Ist

Jambiday.co,JAMBI – Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KopiPede) Provinsi Jambi menggelar Diskusi Publik Terkait Rekonsiliasi Pasca Pilkada Jambi Kamis, 18/02/2021.

Diskusi publik yang dipandu oleh Direktur Pusakademia Bahren Nurdin ini menghadirkan narasumber dari pelaku politik, akademisi, dan tokoh masyarakat, yang mengusung Tema Rekonsiliasi Pasca Pilkada Jambi.

Ketua Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi atau KopiPede, Muhammad Farisi mengatakan diselenggarakannya kegiatan ini untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Agar tak ada perselisihan antara masyarakat pasca Pilkada Jambi 9 Desember 2020 yang lalu.

“Menyikapi Pilkada Jambi yang lalu KopiPede selaku komunitas yang peduli terhadap pendidikan politik ingin menyampaikan kepada masyarakat agar dapat lebih mencermati kondisi pasca Pilkada Jambi yang telah selesai” ungkap Farisi.

Senada disampaikan oleh Dr As’ad Isma selaku akademisi dan tokoh masyarakat Jambi mengatakan oposisi bukanlah kultur dari negara ini.

“Sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat menilai jika dalam perpolitikan ada yang kalah maka dia dinyatakan sebagai oposisi. Akan tetapi yang sebenarnya terjadi tidak ada yang namanya opisisi. Itu bukanlah kultur dari negara ini, dan tidak ada aturan bagi oposisi. Yang ada itu kritis bukan oposisi,” pungkas Wakil Rektor II UIN STS Jambi tersebut. ( ewi)

About JAMBIDAY.CO

Check Also

Tangkap 3 Pelaku Ilegal Logging, Tim Sultan Amankan 5 Kubik Kayu

Tangkapan mobil kayu di Tebo. fhoto: AZZ Jambiday.co, MUARATEBO– Saat melakukan patroli, Selasa (2/3/2021), Tim …