Breaking News
Home / Figur / Berbagi Kisah Dengan Juragan Tahu di Kumpeh, Syafril Nursal: Kita Kembangkan Jadi Wisata Kuliner

Berbagi Kisah Dengan Juragan Tahu di Kumpeh, Syafril Nursal: Kita Kembangkan Jadi Wisata Kuliner

Jambiday.co, MUARO JAMBI- Terus bergerak turun menemui masyarakat. Selain mendengar keluhan, Syafril Nursal juga bercengkrama dengan akrab tanpa ada batasan. Maklum saja, mantan Jenderal Bintang Dua ini memang terbiasa duduk tanpa pandang lokasi. Seperti
lawatan politiknya di Kabupaten Muaro Jambi, suami tercinta Yuli Amrida ini menyempatkan diri mengunjungi pabrik tahu Haji Wondo di Kasang Pudak, Kumpeh Ulu, Kamis (22/10). 

Kedatangan calon Wakil Gubernur Jambi nomor urut 2 ini tidak hanya melihat produksi pabrik, melainkan berdiskusi terkait prospek tahu ke depan. 

Berkeliling dan  menyapa semua pekerja dengan ramah dilakukan putra Jambi yang sudah puas melanglang buana ini. Bahkan, Syafril tanpa sungkan memberikan pujian ke Haji Wondo. Karena berhasil mengembangkan  industri kecil menengah yang bagus. Sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. 

Selain itu, kata Syafril, pabrik tahu itu bisa dikombinasikan dengan pertenakan sapi, sebab di Kumpeh terdapat banyak peternak Sapi. Sehingga ampas tahu bisa dimanfaatkan untuk pakan sapi dan susu sapi bisa dijadikan bahan untuk tahu susu.

“Barangkali ke depan  juga bisa dikembangkan dengan memelihara sapi untuk diambil susunya, untuk membuat tahu susu,” katanya. 

Syafril berbagi pengalamannya, pemasaran tahu harus memiliki konsep yang berbeda. Ke depan harus bisa menjadi wisata kuliner, seperti contoh di Lembang, Jawa Barat, yang saat ini sudah berkembang pesat.

“Di Lembang itu orang datang tidak hanya membeli tahu, tapi juga untuk wisata kuliner. Ke depan ini penting kita kembangkan,” katanya. 

Di samping itu, tahu hasil produksi untuk kuliner juga bisa untuk mengisi kebutuhan outlet-outlet di Jambi. Sehingga roda ekonomi bisa berjalan.

“Jadi kita tinggal menyiapkan fasilitasnya agar bisa di pasarkan,” ucapnya. 

Mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini juga mengajak Haji Wondo untuk mengagendakan berkunjung ke Lembang untuk studi banding melihat langsung produksi tahu susu.

“Beliau nanti (Haji Wondo, red), mungkin bisa ikut dengan saya untuk melihat produksi tahu di sana,” sebutnya. 

Sembari mendengarkan saran dan pendapat dari Syafril,  Haji Wondo  mengaku saat ini pabriknya sudah memproduksi 400 kilogram tahu perhari. Hanya saja kendala yang di hadapi adalah harga kedelai yang memang meningkat di pasaran.

“Kalau harga masih jual sama dengan sebelumnya. Harusnya harga sudah naik karena bahannya meningkat. Omset Alhamdulillah masih stabil, walo tidak terlalu besar. Pasaran kita  hanya menjangkau di Kota Jambi saja,” pungkas nya. (oyi)

About Poppy Bustami

Check Also

Didampingi Dewan Tanjabtim, Al Haris Sambangi Ujung Timur Jambi

Jambiday.co,JAMBI– Al Haris, Calon Gubernur Jambi nomor urut 3 kembali turun ke Tanjung Jabung Timur, …