Breaking News
Home / Pemerintahan / Soal Bansos Bergambar Kepala Daerah, Mendagri “Warning” Kepala Daerah

Soal Bansos Bergambar Kepala Daerah, Mendagri “Warning” Kepala Daerah

Jambiday.co, JAMBI-Di masa Pandemi Covid-19, ada tiga poin yang ingin disampaikan. Hal ini dikatakan Mendagri Tito Karnavian terkait Bansos bergambar kepala daerah. Serta sanksi bagi ASN yang melanggar pada Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

“Pertama, untuk kesehatan otomatis ada alokasi peningkatan anggaran terkait kapasitas kesehatan penanganan penyebaran. Maupun pencegahan sampai dengan treatment itu masuk dalam peningkatan kapasitas kesehatan,”terangnya.

Dan yang kedua , tambah Tito, juga menimbulkan masalah sosial, karena adanya PHK. Bertambahnya masyarakat yang kesulitan, maka otomatis pemerintah memberikan bantuan baik tunai maupun non tunai. Dan yang ketiga menghidupkan ekonomi, agar tidak mati dan perlu diberikan stimulan – stimulan. Baik bentuk kebijakan maupun dalam bentuk bantuan, seperti kebijakan, misal mengurangi retribusi pajak.

“Terkait Bansos bergambar kepala daerah namun tidak menggunakan identitas dari kepala daerah. Jadi baik nama, gambar tidak boleh digunakan, yang dibolehkan konstitusi nya. Misalnya bantuan sosial dari Kabupaten A,” tegasnya.

Dan sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, dari Mendagri dapat memberikan sanksi mulai dari teguran sampai bertahap.

Tentu saya meminta kepada petahana yang ingin mulai berkontestasi tidak menggunakan identitas pribadi dalam Bansos. Tapi Bansos nya tidak boleh stop dan harus tetap dilaksanakan.

“Untuk ASN yang melanggar juga akan diberikan teguran hingga dilaporkan dan diteruskan ke KASN,”pungkasnya. (drs)

About andri tj

Check Also

Diduga Provokator Kericuhan, Seorang Pelajar MTS Diamankan Polisi

Jambiday.co,JAMBI – Polisi berhasil mengamankan seorang yang diduga aktif melakukan provokasi dalam aksi demontrasi mahasiswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *