Breaking News
Home / Daerah / Tebo / Indonesia Merdeka, Warga Tanah Garo Tebo Ngaku “Belum” Merdeka!!

Indonesia Merdeka, Warga Tanah Garo Tebo Ngaku “Belum” Merdeka!!

Jambiday.co, JAMBI- Hari ini,   Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) genap memperingati kemerdekaan ke 75 tahun. Usia yang dirasa uzur bagi manusia, tentu banyak hal yang selayaknya bisa dinikmati. Pekikan kemerdekaan dan NKRI harga mati berkumandang di seluruh Indonesia. Namun, hal itu tidak dirasakan oleh warga Desa Tanah Garo, Kecamatan Muaro Tabir, Kabupaten Tebo. Usia 75 tahun kemerdekaan bangsa, tidak dirasakan merdeka oleh mereka yang terus terisolir dari dunia luar akibat buruknya infra struktur yang menuju ke desa mereka.

“Pejuang berusaha merdeka kan bangsa dari penjajah. Sementara kami, warga desa Tanah Garo berusaha berjuang menghadapi ruas jalan yang buruk ini. Belasan tahun ini kami rasakan, jadi kami rasa belum merdeka,” tegas Manap, didampingi M Zaini, M. Ali dan rekan- rekan pemuda pemuda Desa Tanah Garo, di sela-sela peringatan 17 Agustus versi mereka.

Keluhan jalan rusak ini, ujar Manap, terus berusaha mereka teriakkan. Baik itu kepada wakil rakyat yang duduk di parlemen DPRD Tebo. Maupun kepada kepala daerah yang sudah sekian periode duduk di kursi empuk tersebut. Namun keluhan mereka belum didengar juga. Menurut Manap, jalan sepanjang 15 kilometer tersebut biasa dilalui oleh warga dua desa. Yaitu Desa Tanah Garo dan Desa Olak Kemang. Selain itu, akses jalan inilah yang digunakan oleh masyarakat menuju ibukota kecamatan dan kabupaten.

” Sekitar 1.700 lebih warga desa kami, di sana juga ada warga SAD sekitar 400 an. Tolong merdeka kan kami dari penjajahan jalan buruk ini, jangan dulu bicara Indonesia merdeka. Terlalu besar zonanya, kepala daerah Tebo harus memerdekakan kami dulu. Ditambah ada wakil rakyat kami di parlemen pusat, jadi tolong dengar jeritan kami ini,” keluh Manap lagi.

Diketahui, Kabupaten Tebo memiliki wakil rakyat yang telah duduk dua periode di DPR RI, yaitu Saniatul Latifa. Anggota parlemen dari Fraksi Golkar yang notabene isteri dari Bupati Tebo dua periode, Sukandar. Tentu dengan adanya wakil rakyat dari  Provinsi Jambi khususnyq daerah Tebo, diharapkan mampu membawa perubahan bagi masyarakat Tebo. Khususnya bidang infra struktur yang selalu menjadi keluhan masyarakat di Tanah Seentak Galah Serengkuh Dayung. Yang melambangkan kebersamaan dan kekompakkan dalam upaya memacu dan mendukung program pembangunan, sebagaimana pepatah adat yang berbunyi ” Kebukit samo mendaki, ke lurah samo menurun yang ringan samo dijinjing, yang berat samo dipikul. Hati tungau samo di cecah Hati gajah samo di lapah”

Hal ini menunjukkan bahwa eksekutif, legislatif, para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemudah  seiring sejalan bahu membahu dalam mewujudkan Kabupaten Tebo yang aman, sejahtera, makmur adil dan merata. Dalam hal ini, tentu dirasa bahwa Tebo, khususnya Tanah Garo belum merdeka karena belum merasakan sejahtera di bidang infra struktur. (oyi)

About andri tj

Check Also

Pastikan Tindak Lanjuti Kesepakatan Dengan Pendemo, Direktur PT ABT: Itu Kewajiban Kami

Jambiday.co,TEBO – Pihak PT Alam Bukit Tigapuluh (ABT) memastikan akan menindaklanjuti hasil mediasi dengan masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *