Breaking News
Home / Jambi Kini / Pemkot / IPAL Perumahan Milan Regency Longsor, Warga & Peternak Ikan Alami Kerugian

IPAL Perumahan Milan Regency Longsor, Warga & Peternak Ikan Alami Kerugian

Jambiday.co,JAMBI- Instansi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau septic tank terpadu milik Perumahan Milan Regency RT 35 Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo longsor pada Selasa, 4 Agustus 2020. Akibat longsor tersebut, luapan isi IPAL yang mengalir di pipa paralon menetes sehingga menimbulkan aroma yang tidak sedap.

Samhuri, warga RT 08 Lorong Berkah yang terletak di area luar perumahan mengeluhkan hal tersebut. Dirinya yang telah menetap sejak tahun 1995 yang lalu sebelum adanya perumahan, mengeluhkan kejadian yang telah berulang itu.

“Pertama kali terjadi kebanjiran pada 25 Desember tahun 2018. Kemudian tahun 2020 diperbaiki, terulang lagi. Dengar kabar, IPAL ini dibangun kembali oleh pihak kedua sebagai pemborong. Yang diduga merupakan proyek dari Pemerintah Kota Jambi,” jelas Samhuri, di lokasi longsor, Kamis (6/07/2020).

Selain aroma yang tidak sedap, keluh Samhuri, imbas dari ambruk IPAL ini mengakibatkan banjir masuk ke rumah warga. Di mana aliran air akibat banjir langsung ke sungai. Yang mengakibatkan pencemaran air ke sungai maupun kolam ikan. Sehingga usaha budidaya ikan kolam tercemar dan rusak mengakibatkan bibit ikan pada mati.

” Saya juga sempat buka usaha sarapan pagi beberapa waktu lalu. Akibat sering bocor dan ambruk IPAL, mengakibatkan pencemaran udara yang tidak sedap. Membuat kurang nyaman pembeli ataupun kami yang berjualan. Jadi kami tutuplah warung sarapan itu,” keluhnya.

Samhuri berharap pihak terkait bisa segera turun dan menindaklanjuti keluhan mereka.

“Kalau dak turun, fatal nanti. Apolagi hujan turun, biso-biso Longsor lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Heri Irawan warga RT 08, yang tergabung dalam kelompok budidaya ikan Minah Berkah Mandiri di RT 08 Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo, menyatakan sangat terganggu sekali. Ditambah aliran pipa masuk ke kolam. Yang kedua aroma tidak sedap sangat menggangu dan benih ikan terdampak polusi.

“Selama ini, aliran dari IPAL tersebut di alirkan langsung ke sungai. Yang mengakibatkan pencemaran pada air sungai dan ikan mati. Apalagi banyak pipa IPAL sudah pada pecah, sehingga usaha budidaya ikan kolam di aliran sungai tersebut rusak dan tercemar limbah,” jelas Heri, Kamis (6/7/2020).

Di lokasi yang sama, Jufri Ketua RT 08 Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo menyampaikan agar pihak terkait segera menindak lanjuti atas ambruk dan bocornya pipa IPAL. Yangmendatangkan aroma tidak sedap bagi warga.

“Apalagi, di sini ada kelompok budidaya ikan Minah Berkah Mandiri. Jadi imbasnya terasa juga hingga banyak benih ikan yang pada mati. Sayo minta ada instansi terkait yang langsung turun ke lokasi,” tegasnya. (oyi)

About andri tj

Check Also

Pandemi Covid-19, Pemkot Pangkas Birokrasi Administrasi Melalui Sipadek

Jambiday.co,JAMBI- Timbulnya klaster perkantoran membuat kewaspadaan Pemerintah Kota Jambi meningkat. Namun ASN di lingkup Pemkot …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *