Breaking News
Home / Khazanah / Curhatan Pedagang Bendera Musiman Di Tengah Pandemi Covid-19, Adek: Omset Turun Drastis

Curhatan Pedagang Bendera Musiman Di Tengah Pandemi Covid-19, Adek: Omset Turun Drastis

Jambiday.co,JAMBI- Menjelang peringatan HUT RI pada 17 Agustus 2020 yang ke-75. Nampak terlihat sejumlah ruas jalan di Kota Jambi mulai marak bermunculan pedagang bendera musiman.

Mereka menjual berbagai macam bendera dari ukuran standar, umbul-umbul sampai bendera ukuran panjang.

Hampir semua ruas jalan yang cukup strategis, penjual bendera maupun umbul-umbul tersebar. Mereka menjualnya dengan harga dan ukuran yang bervariasi.

Sebagian besar pedagang bendera musiman yang datang ke Kota Jambi berasal dari Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Mereka datang secara berombongan untuk menjual berbagai macam bendera dan umbul-umbul yang di bawa dari tempat asalnya.

Salah satunya adalah Adek, yang berdagang bendera di kawasan Jalan HM Yusuf Singadekane Kecamatan Telanaipura mengaku telah tiba di Kota Jambi sejak 27 Juli 2020 lalu.

Dirinya bersama beberapa rekannya asal Garut datang ke Kota Jambi dengan menggunakan pesawat udara. Mereka tinggal  bersama-sama di salah satu kenalan asal Garut yang sudah lebih dahulu berdomisili di Kota Jambi. 

Dirinya mengaku pekerjaan sebagai pedagang bendera musiman ini sudah dilakoninya selama empat tahun belakang. Sehari-hari, ia mengaku bekerja sebagai tukang pangkas rambut.

“Sehari-hari, kami bekerja sebagai tukang pangkas rambut. Kami datang berombongan untuk menjadi pedagang musiman setiap mau tujuh belasan,” katanya.

Menjadi pedagang musiman bendera menjadi pekerjaan yang cukup menguntungkan. Adek mengaku dalam sehari ketika sedang ramai, dirinya dapat menjual hingga 50 lembar bendera dengan omzet mencapai Rp1 juta per hari.

“Kalau lagi ramai bisa sampai 50 lembar sehari, tapi kalau sepi bisa 1 aja sehari. Namanya juga dagang kadang rame, juga kadang sepi. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini. Omset dan minat pembeli turun drastis” ujarnya.

Ada beberapa jenis bendera dan umbul-umbul yang dia jual. Harganya variatif, untuk ukuran kecil dijual Rp35 ribu, ukuran sedang Rp40 ribu dan besar seharga Rp50 ribu. Sementara untuk bendera panjang harganya bervariasi dari Rp200 ribu hingga Rp350 ribu. Tergantung jenis kain yang dipergunakan.(drs)

About andri tj

Check Also

Usai Kepung Dua Polisi, Demonstran Juga Bakar Satu Unit Motor Aparat

Jambiday.co,JAMBI – Aksi demonstrasi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja di DPRD Provinsi Jambi berlangsung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *