Breaking News
Home / Parlemen / Legislatif / DPRD Kota dengarkan tanggapan Eksekutif

DPRD Kota dengarkan tanggapan Eksekutif

Jambiday.co Jambi – DPRD Kota Jambi kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda jawaban Eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Jambi, terhadap LKPJ wali Kota Jambi tahun 2019, di ruang rapat paripurna Swarna Bumi, DPRD Kota Jambi, Kamis (16/4).

Rapat tersebut, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, M Fauzi didampingi oleh Nully Kawuri selaku wakil ketua DPRD Kota Jambi. Selain itu juga dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Syarif Fasha, serta Sekda Kota Jambi Budidaya dan para anggota DPRD Kota Jambi.

Dalam kesempatan ini Wali Kota Jambi, Syarif Fasha menjawab pertanyaan fraksi nasdem terkait adanya sektor-sektor PAD yang mengalami penurunan, sekaligus menjawab pertanyaan dari Fraksi PAN.

“Dapat kami sampaikan bahwa secara umum realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi telah melampaui yang ditargetkan sebesar 103,09%. Terdapat sektor yang tidak mencapai target retribusi di daerah yang hanya terealisasi sekitar 85,52%,” terang Fasha.

Lanjutnya, Pemkot Jambi pun sepakat mengenai upaya mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah termasuk sumber-sumber pendapatan alternatif seperti CSR. Selanjutnya Fasha menjawab pertanyaan Fraksi Gerindra mengenai target pelayanan air minum yang masih rendah, yaitu 67,309%.

“Dapat kami sampaikan bahwa saat ini kita  terus melakukan upaya peningkatan jumlah cakupan layanan air minum, Namun demikian sebagaimana yang kita pahami bersama bahwa tingginya laju pertumbuhan penduduk, pertumbuhan bangunan baik Perumahan maupun komersial dan juga kondisi pipa pada jaringan distribusi utama sudah banyak yang kondisinya tidak baik karena dimakan usia. Hal ini berdampak pada tingkat kehilangan air dan kita terus melakukan peremajaan dan perluasan jaringan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan,” jelas Fasha.

Sementara mengenai penanganan anak terlantar, terkait apa yang ditanggapi oleh fraksi PDIP sebelumnya, Fasha menyebutkan saat ini bagi anakt terlantar yang terjaring razia akan dilakukan pembinaan. “Dilakukan pembinaan fisik mental dan spiritual yang bekerja sama dengan Batalyon Infanteri 142  KJ, Bagi yang berasal dari luar kota Jambi dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Untuk yang berasal dari Kota Jambi dilakukan pendataan untuk selanjutnya akan diberikan pembinaan keterampilan sesuai dengan kemampuan dan potensinya masing-masing,” tegas Fasha. (ewi)

About andri tj

Check Also

Komisi III Sesalkan Pemangkasan Anggaran Proyek Jembatan di Seko, Hamdani: Pekerjaan Harus Diselesaikan, Proyek Mumbazir!

Jambiday.co,TANJAB BARAT-Terkait proyek pembangunan 17 paket jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Seberang Kota (Seko) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *