Breaking News
Home / Politik / Perjalanan Napak Tilas Tokoh Bangsa Berakhir di TMP Kalibata, Paul: Mereka Boleh Pergi, Jasanya Selalu di Hati

Perjalanan Napak Tilas Tokoh Bangsa Berakhir di TMP Kalibata, Paul: Mereka Boleh Pergi, Jasanya Selalu di Hati

Jambiday.co, JAMBI – Dari ujung Jawa, perjalanan tim keluarga Fachrori Umar (FU) mengakhiri perjalanan napak tilas tokoh bangsa berakhir di TMP Kalibata. Miftahul Ikhlas mengomandoi tim keluarga Fachrori Umar berziarah ke makam Presiden RI ketiga Prof Dr ing Bacharudin Jusuf Habibie, Jumat 24 Januari 2020. Di TMP Kalibata, Pusara Habibie itu berada di Blok M. Bersebelahan dengan makam istrinya Hasri Ainun Habibie dan makam Ani Yudhoyono, istri Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono.

“Kita awalnya ingin ziarah pagi. Tapi, karena cuaca tak memungkinkan, jadi kita baru bisa kesini. Alhamdulilah, perjalanan Napak tilas kita ke makam tokoh bangsa berakhir di makam pahlawan,”ujar Paul.

Di samping pusara Bj Habibie, Paul lantas mengambil posisi duduk. Mengenakan setelan khasnya–batik berkelir merah dan tutup kepala blankon–, Paul bergegas menengadahkan kedua tangan. Ia tunduk takzim memberi penghormatan dan mengirim setumpuk doa.

Makam Bj Habibie, Ainun Habibie dan Ani Yudhoyono itu terlihat bertabur bunga. Batu nisannya pun masih dikalungi mawar putih.

“Mereka boleh pergi. Namun jasanya tetap berada di hati kita, hati bangsa Indonesia,” tutur Paul.

Selain berziarah ke pusara tiga tokoh bangsa itu, Paul dan koleganya juga mendatangi makam sederet pahlawan yang di semayamkan di TMP Kalibata. Paul misalnya, dengan khusyuk berdoa di atas pusara H Agus Salim, tokoh kemerdekaan asal Minang Kabau.

Dari Namrot–seorang juru kunci TMP Kalibata–, Paul mendapat penjelasan bahwa Agus Salim adalah jenazah pertama yang di kebumikan di TMP Kalibata. Ia dikebumikan pada 4 September 1954.

Paul juga mengirim doa dari atas pusara Ibrahim, pahlawan termuda berusia 2 tahun. Makam Ibrahim terletak persis di samping Ibunya, Mak Mintan, usia 40 tahun. Keduanya gugur sebagai pahlawan setelah ikut dalam pertempuran Agresi Militer di Karawang Bekasi tahun 1945. Ibrahim tewas tertembus peluru dalam gendongan Mak Mintan.

Napak tilas dan ziarah berlanjut ke pusara tujuh pahlawan revolusi–jenderal TNI Angkatan Darat yang menjadi korban kebiadaban G30 S PKI–. Paul yang didampingi Daeng Hamdi dan Jefri Bintara Pardede juga mendatangi satu persatu makam pahlawan lainnya, seperti Soetan Sjahrir–Perdana Menteri Pertama–. Wapres Adam Malik dan juga Wapres Sudharmono.

Sementara Jefri Bintara Pardede menyempatkan berdoa ke makam Pahlawan Kristiani, DI Panjaitan–Pahlawan Revolusi–.

Dari TMP Kalibata, Paul mengirim pesan ke warga Jambi yang hendak menghelat Pilgub.

“Tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi Indonesia. Salam Jambi Berkah,”katanya. (***)

About andri tj

Check Also

Aksi Spontan Pendukung Paslon Nomor Tiga Jelang Debat KPU, Hastag #SejutaSuaraHarisSani Menggema

Jambiday.co,JAMBI – Hastag #SejutaHarisSani jelang debat kandidat calon Gubernur Jambi menggema. Hastag ini memenuhi beranda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *