Breaking News
Home / Parlemen / Payo Sigadung Alias Pucuk Jadi Kampung Kreatif, Maria Magdalena: Pemkot Sangat Mendukung

Payo Sigadung Alias Pucuk Jadi Kampung Kreatif, Maria Magdalena: Pemkot Sangat Mendukung

Jambiday.co,JAMBI – Turun ke daerah pilihan alias reses, Maria Magdalena, anggota DPRD Kota Jambi temui warga eks lokalisasi Payo Sigadung alias Pucuk. Dari reses tersebut, didapatkan beberapa keluhan terkait sulitnya ekonomi mereka dikarenakan lokasi tersebut di tutup oleh pemerintah.

“Ibu-ibu RT 05 Kelurahan Rawasari, Alam Barajo itu dulu kerja sebagai buruh cuci dan bersih-bersih di lokalisasi. Karena ditutup, mereka jadi kehilangan mata pencarian. Tapi, saya tegaskan sampai kapanpun lokalisasi itu tidak akan dibuka. Jadi kita alihkan pekerjaan mereka ke arah yang positif, ” ujar Maria, di lokasi reses, Sabtu (30/11).

Direncanakan, tambah politisi PDI Perjuangan ini, lokasi itu akan dijadikan kampung kreatif. Di mana kreatifitas anak-anak muda dan penduduk setempat dituangkan dalam bentuk barang atau makanan. Dan lokasi itu akan dipoles menjadi lebih indah dan berwarna warni. Dan rencana ini, mendapat dukungan yang positif dari Pemkot Jambi, terutama Walikota Jambj, SY Fasha.

“Di sana kebetulan ada anak muda yang pintar memahat kayu. Dibentuk berbagai barang dan ukiran. Sayang jika tidak dimanfaatkan, ibu-ibu nya juga bisa buat aneka makanan seperti keripik pisang dan lainnya. Direncanakan kita jadikan sentra oleh-oleh khas Jambi lah, ” tambah anggota DPRD tiga periode ini.

Pada kesempatan itu, katanya, dihadiri juga beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkot Jambi. Seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PU dan Dinas Pendidikan, lurah Rawasari dan Camat Alam Barajo.

Bahkan, saat dialog dengan masyarakat RT 05 yang berjumlah sekitar 200 orang, perwakilan dari Dinas Sosial, Jaharudin, berjanji akan membantu untuk mencari pinjaman lunak bagi masyarakat yang telah terbentuk kelompok UMKM nya.

“Kita usahakan yang terbaik untuk masyarakat. Agar terjadi pergeseran pekerjaan dari yang dulu negatif, sekarang positif dan menghasilkan. Pinjaman lunak bagi kelompok UMKM juga akan kita usahakan, yang utamanya masyarakat mau untuk bekerjan keras,” terang dia.

Tidak hanya membahas mengenai rencana pembentukan kampung kreatif, di reses akhir tahun daerah pilihan Kecamatan Alam Barajo ini juga dibahas mengenai kelangkaan gas 3 kilogram serta kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan. (oyi)

About andri tj

Check Also

Terima Massa Mahasiswa PMII, Dewan Tanjab Barat Setuju Tolak Omnibus Law

Jambiday.co,TANJAB BARAT – Puluhan massa Mahasiswa PMII Tanjab Barat menggelar aksi demo di halaman gedung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *