Breaking News
Home / Kesehatan / Sosialisasikan Sensus Penduduk 2020, BPS Jambi Gelar Workshop Wartawan

Sosialisasikan Sensus Penduduk 2020, BPS Jambi Gelar Workshop Wartawan

Jambiday.co,JAMBI – Sensus penduduk (SP) 2020 tinggal hitungan hari. Untuk SP kali ini, akan menjalankan pola kombinasi. Oleh karena itu, BPS Provinsi Jambi menyiapkan diri menghadapi SP ke tujuh itu. Hal ini diutarakan oleh Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan saat membuka workshop wartawan terkait sosialisasi SP 2020.

“Wartawan adalah corong, memberikan data ke masyarakat. Kita ini sama, yaitu bermain dengan data yang nyata. Sensus penduduk itu tugas negara, bukan hanya BPS saja selaku stake holder. Ke depan akan ada satu data kependudukan, kita akan melibatkan Dukcapil. Semoga workshop ini bermanfaat, kita bisa satu visi dan misi untuk membantu sukses SP 2020 ini, ” ujar Dadang saat membuka workshop di sky lounge Hotel Aston Jambi, Sabtu (30/11).

Pola kombinasi tadi, kata Dadang akan dibagi menjadi dua pola. Yakni pola online atau daring yang akan dilaksanakan pada 15-30 Maret mendatang. Dan ini akan dilanjutkan dengan verifikasi lapangan alias door to door ke penduduk pada 1-31 Juli mendatang.

Oleh karena itu, tambah Dadang, pihaknya menghimbau kepada seluruh pegawai di lingkungan kerjanya atau komunitas untuk menyukseskan dan mensosialisasikan program sensus ini kepada lingkungan atau pun komunitasnya tadi. Dengan harapan, kesadaran masyarakat cukup tinggi untuk melakukan pendaftaran online. Sehingga BPS bisa meminimalisir kunjungan ke masyarakat.

Dia mengatakan, poin penting dari kerjasama dengan Dukcapil adalah data jumlah kependudukan baik de jure yakni menurut KTP dan de facto menurut tempat tinggal. Kedua data tersebut memiliki poin penting terkait perekonomian Indonesia.

“Ada 54 negara sedang melakukan sensus penduduk. Jika SP sebelumnya, tahun 2010 kita memggunakan metode tradisional. Pola kuisioner, kalau sekarang tidak lagi. Pola CAWI, CAPI, PAPI akan diterapkan. Beberapa variabel seperti data individu, pekerjaan, pendidikan dan perumahan serta beberapa variabel lainnya akan di data, ” pungkasnya.

Sekedar informasi, untuk sensus di negara maju telah menggunakan metode registrasi. Namun Indonesia sendiri masih belum mampu melaksanakannya karena keterbatasan sarana dan pra sarana. Saat ini BPS sendiri telah membuat peta digital. Di mana sudah tergambar hingga struktur terkecil yaitu RT atau RW. Dan seluruh warga negara indonesia maupun asing yang telah atau akan tinggal di atas 1 tahun akan ikut di data. Dilakukan di seluruh wilayah NKRI, ataupun perwakilan RI di luar negeri.

Selain persiapan peta digital, BPS juga telah melakukan beberapa kali gladi bersih percontohan sensus. Serta melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan OPD dan stake holder terkait sensus di daerah masing-masing. (oyi)

About andri tj

Check Also

Covid- 19 Bertambah 25 Kasus,Tanjabbar Terbanyak 14 Orang, Total 618 Kasus

Jambiday.co,JAMBI – Lagi – lagi  kasus covid- 19 di Provinsi Jambi mengalami peningkatan. Senin (05/10/2020) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *