Breaking News
Home / Politik / Terbentuk di Jambi, Jadi Bertekad Menjadi Mitra KPU Jelang Pilkada 2020 mendatang

Terbentuk di Jambi, Jadi Bertekad Menjadi Mitra KPU Jelang Pilkada 2020 mendatang

Jambiday.co,JAMBI- Usai deklarasi tingkat nasional pada Desember 2018 lalu, Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) terbentuk di Jambi. Deklarasi organisasi yang diisi oleh mantan komisioner KPU dan Bawaslu di Provinsi Jambi digelar di Golden Harvest hari ini Rabu (18/9).

Adapun Koordiantor Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) di Provinsi Jambi ialah mantan Komisioner KPU Provinsi Jambi, Nuraida Fitri Habi. Di mana, penyerahan petaka dilakukan langsung oleh Direktur Presidium JaDI Pusat DR Juri Ardiantoro.

Asriadi, Sekretaris Presidium JaDI Jambi mengungkapkan bahwa tujuan dibentuknya JaDI sebagai wadah silahturahmi. Selain itu juga untuk membantu mensosialisasikan program program KPU. Dan mereka akan menjadi mitra KPU untuk sukseskan Pilkada 2020 mendatang.

“Kami dibentuk untuk menjadi mitra KPU dalam bersosialisasi maupun memberikan masukan. Karena JaDI ini merupakan mantan komisioner KPU dan Bawaslu,” ungkap pria yang juga mantan Komisioner KPU Sarolangun ini.

Dicontohkan olehnya,satu daerah di wilayah Timur yaitu Sulawesi Selatan. Di mana, JaDI di daerah tersebut bekerjasama dengan KPU menyosialisasikan program dan tahapan KPU.

 “JaDI lahir di Jambi untuk memperkuat demokrasi di Jambi dan mitra penyelenggara pemilu,” jelasnya.

JaDI di Jambi, sejujurnya, kata dia, belum terbentuk kepengurusan dan masih presidium. Namun nantinya secara bertahap akan membentuk struktur organisasi dan membentuk JaDI hingga tingkat Kabupaten.  

“Memang kita saat ini ada 7 presidium dan 20 anggota dari KPU dan Bawaslu,”ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Apnizal Komisioner KPU Provinsi Jambi yang hadir dalam kegiatan deklarasi tersebut sangat mengapresiasi terbentuknya JaDI. Terlebih tujuannya untuk mensupport KPU memberikan masukan dan membantu sosialisasi.

“Jika tujuannya memberikan masukan dan sosialisasi tentu kita sangat berterimakasih. Saat ini, KPU berusaha keras melawan hoax dan politik identitas. Dengan demikian diharapkan ke depan bantuan tersebut bisa semakin meningkatkan penyelenggaraan Pemilu atau Pilkada,” terang Apnizal.(oyi)

About andri tj

Check Also

Hentikan Dugaan Bagi Beras Paslon, Yasin: Alat Bukti Tidak Cukup

Jambiday.co,TANJAB BARAT-Kontestasi Pilbup Tanjab Barat mulai terasa panas. Aksi saling lapor ke Bawaslu, lembaga pengawas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *