Breaking News
Home / Hukum / Akui Akan Panggil Ulang Wako Fasha, Kajati: Sudah Dua Kali, Minggu Depan Janji Datang

Akui Akan Panggil Ulang Wako Fasha, Kajati: Sudah Dua Kali, Minggu Depan Janji Datang

Kajati Jambi, Andi Nurwina

Jambiday.co,JAMBI-Kejagung Republik Indonesia dijadualkan akan melakukan pemanggilan ulang kepada  Walikota Jambi Sy Fasha terkait pelaksanaan pekerjaan proyek Pipanisasi pembangunan air bersih di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun anggaran 2009-2010.

Hal ini diakui oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Andi Nurwina. Bahwa Kejagung beberapa waktu yang lalu telah melakukan supervisi ke Jambi.

“Seperti kita ketahui bawa Kejagung beberapa waktu yang lalu supervisi ke Jambi. Dan telah ada 5 orang yang terpidana, untuk tahap selanjutnya belum bisa ekspose. Masih tahap penjajakan,” jelas Kajati usai penekenan kesepakatan dengan Dinas PUPR Jambi, Selasa (20/8).

Mengenai pemanggilan Walikota SY Fasha, menurut Kajati saat ini telah dilakukan dua kali pemanggilan. Dan akan dijadualkan tahap pemanggilan selanjutnya.

“Sudah dua kali ya, Minggu depan akan dipanggil lagi. Cuma waktu konkret belum tahu, beliau (Wako) janji datang. Kita nantikan saja ya, saya belum dapat jadual pastinya. Pokoknya Minggu depan saja,” ujar Kajati lagi.

Kajati membantah bahwa saat jadual pemeriksaan pada 23 Juli lalu, Wako Fasha tidak datang dikarenakan ingin mangkir dari jadual.

“Bukan mangkir, kebetulan saja beliau ada agenda kesibukan lainnya. Yang pasti kami tidak ada kepentingan di sini. Tidak ada istilah tebang pilih,” tegas Kajati Andi mengakhiri pembicaraan.

Seperti diketahui, dari surat yang beredar, dikeluarkan dari Kejagung RI pada tanggal 23 Juli 2019, Sy Fasha akan dimintai keterangan sehubungan dengan kasus dugaaan tindak pidana korupsi dalam proyek Pipanisasi. Sy Fasha diminta hadir dalam surat tersebut  di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. Namun sayangnya, Wako karena ada kesibukan lain tidak bisa menghadiri agenda pemeriksaan tersebut.

Untuk diketahui kasus Korupsi Pembangunan Jaringan Air Bersih di Tanjab Barat Tahun Anggaran 2009-2010 ini, sudah menyeret lima orang tersangka. Dalam kasus ini negara dirugikan sebesar 18 miliar rupiah lebih. (oyi)

About JAMBIDAY.CO

Check Also

CCTV Mati, Rampok Leluasa Bobol Alfamart

Jambiday.co, JAMBI- Pembobolan terjadi di  Alfamart Pattimura sekira pukul 03:45 WIB. Pelaku diketahui 3 orang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *