Breaking News
Home / Jambi Kini / Fesmed 2019, AJI Kota Jambi Bangun SDM Masyarakat Kota Jambi di Era Literasi Disrupsi

Fesmed 2019, AJI Kota Jambi Bangun SDM Masyarakat Kota Jambi di Era Literasi Disrupsi

Jambiday.co,JAMBI- Festival Media (Fesmed) yang menjadi ajang nasional tahunan di tubuh Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Untuk tahun 2019, Tanah Pilih Pesako Betuah mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah. Dan pada Fesmed 2019 ini sendiri AJI akan melaksanakan berbagai kegiatan yang akan bermanfaat bagi masyarakat Kota Jambi dan Provinsi Jambi pada umumnya.

Ketua AJI Kota Jambi, M Ramon Epu, berkata  bahwa Fesmed 2019 menjadi satu di antara momen mempertemukan  jurnalis, media, dan masyarakat melalui rangkaian kegiatan yang menarik. Yang bertujuan meningkatkan kapasitas semua pihak.

“Yang pelaksanaannya bergilir dari satu kota ke kota lainnya. AJI Indonesia telah menunjuk AJI Kota Jambi sebagai penyelenggara. Launching Fesmed 2019 telah dilaksanakan pada malam puncak perayaan HUT  ke-25 AJI, di Jakarta, 7 Agustus 2019 lalu,” terang Ramon saat konferensi pers di Sekretariat AJI Kota Jambi, Senin (19/8).

Ditambahkan Ramon, Festival Media bukanlah kegiatan yang hanya dikhususkan untuk media atau jurnalis. Kegiatan ini juga menyasar upaya membangun dan meningkatkan kapasitas masyarakat, kaum milenial, dan tentu saja jurnalis. Lewat pelaksanaan workshop dan taklshow, serta pameran yang akan diadakan selama acara, yang akan berlangsung dua hari, yakni 16-17 November 2019.

Di lokasi yang sama, Suang Sitanggang, Ketua Panitia Fesmed 2019 mengatakan bahwa Setidaknya akan ada delapan workshop yang akan dilaksanakan. Contoh workshop yang akan sangat berguna untuk masyarakat adalah workshop UMKM Digital Marketing.

“Pada workshop ini akan menghadirkan pembicara yang bisa membuka wawasan pelaku UMKM di Jambi untuk semakin berkembang di era digital ini,” ujar pria ramah yang akrab disapa  Suang ini.

Selain itu, ada juga workshop Bincang Vlog, yang lebih ditujukan kepada kaum muda atau milenial serta jurnalis muda. Sebagaimana diketahui, Vlogger menjadi trend yang banyak diminati oleh anak-anak muda belakangan ini. Selain memenuhi hasrat personal untuk eksis, ini juga bisa menjadi sumber penghasilan baru.

“Workshop Bincang Vlog ini akan memberikan pembekalan bagaimana mereka menghasilkan karya vlog yang bermanfaat untuk publik, serta bisa mengundang banyak pengunjung untuk melihat videonya, dan juga meningkatkan subscriber di channel mereka,” tutur Suang.

Workshop lainnya yang juga akan dihadirkan di Fesmed 2019 ini adalah Klinik Foto Heritage, Menjadi Presenter, Jurnalisme Data dan Klinik Infografis, Mobile Journalism, Meliput Isu Lingkungan, dan Publikasi Heritage.

“Minimal delapan workshop, tapi masih memungkinkan lagi untuk bertambah. Kita melihat perkembangan ke depan,” ungkapnya.

Sedangkan talkshow yang dihadirkan setidaknya ada dua. Pertama, Pemeliharaan Warisan Budaya di Era Big Data. Kedua, Hoax dan Literasi Media.

“Dua workshop ini menjadi implementasi dari tema besar yang kita angkat di Fesmed 2019, yaitu Literasi di Era Disrupsi,” tambahnya. (oyi)

About JAMBIDAY.CO

Check Also

Quhas School Sukses Adakan Lomba Online Se-Indonesia, Ustad Hasbullah: Santri Kuat, Indonesia Berdaulat

Jambiday.co, JAMBI-Video competition Hari Santri 2020 yang diikuti oleh sekolah tingkat RA/ TK & SD/MI …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *