Breaking News
Home / Uncategorized / Tidak Mangkir, Safrial Penuhi Panggilan Kejagung RI di Kejati

Tidak Mangkir, Safrial Penuhi Panggilan Kejagung RI di Kejati

JAMBIDAY.CO, JAMBI- Bupati Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) Safrial, tidak mangkir dalam agenda dimintai keterangan oleh tim Satgass P3TPK Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Pemeriksaan berlangsung di gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Kamis (01/08).

Safrial hadir di gedung Kejati Jambi sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Bupati Tanjabbar dua periode ini baru meninggalkan gedung Adhyaksa pukul 12.30 WIB, dan langsung menghadiri acara pelantilan pengurus PDI Jambi.

Dikonfirmasi usai pemeriksaan, Safrial mengatakan bahwa dirinya sudah menjawab apa yang ditanyakan oleh tim penyelidik lebih kurang 20 pertanyaan soal proyek pipanisasi air beraih Tanjabbar tahun 2009-2010.

Dirinya juga menegaskan,  sebagai warga negara yang baik dia menghadiri panggilan tersebut supaya persoalan ini selesai. 

“Kita harus hadir, kita harus taat aturan hukum. Kalau kita tak hadir bagaimana persoalan ini mau selesai,” tegas kader partai banteng ini.

Dia juga mengatakan dirinya telah memberikan klarifikasi terkait tahun jamak proyek pipanisasi 2009-2010.

“Saya datang untuk mengklarifikasi kasus pipanisasi di tahun jamak 2009-2010. Nanti kalau dibutuhkan lagi kita bersedia,” ujarnya

Safrial sudah memberikan keterangan kepada tim penyelidik, apa yang dibutuhkan. “Saya menjawab apa yang ditanya ke saya. Soal pelaksananya itu urusan penyelidik,” kata Safrial ditemui usai pemeriksaan dan menghadiri kegiatan di DPD PDIP Provinsi Jambi.

Menurutnya, ada banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh tim penyelidik. Antara lain alasan menganggarkan kegiatan pembangunan pipanisasi air bersih itu.

“Kenapa dianggarkan pipa dan kenapa membuat air bersih. Saya jawab, kami di Tanjab Barat membutuhkan sekali air bersih. Kalau hujan kita tampung air hujan bukan PDAM. Itu alasan kita membuat PDAM (pipanisasi),” terangnya.

“Terus kenapa disana? karena air tawar itu di Tebing Tinggi. Kenapa tidak di tempat lain? yang pertama karena di Tebing Tinggi penduduk terbanyak setelah Kuala Tungkal. Karena kita buat PDAM ini orientasinya bisnis. Kalau kita buat di sana nanti pelanggannya pasti banyak dan dampaknya subsidi pemerintah akan semakin sedikit,” jelasnya.(oyi)

About JAMBIDAY.CO

Check Also

Terpilih Aklamasi, Satria Gunawan Nahkodai KNPI Kerinci

KERINCI – Satria Gunawan, S.Pd yang sering disapa Agung terpilih secara aklamasi menjadi ketua Pengurus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *